Mengenai Saya

Saya adalah orang yang kadang sulit untuk mengungkapkan isi hati, maka saya menggunakan ini untuk curcol ^_^v
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Manfaat Cokelat untuk Kulit yang Tidak Anda Ketahui


Manfaat Cokelat untuk Kulit yang Tidak Anda Ketahui
Yahoo SheYahoo She – Sel, 3 Jul 2012 08:02 WIB
Oleh: TotalBeauty.com | Healthy Living

Satu berita bahagia buat Anda: Cokelat adalah tabir surya alami.

Ini bukan pembenaran untuk makan cokelat, tapi sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa senyawa yang ditemukan pada kakao dengan kadar flavanol tinggi tidak hanya memberi manfaat antioksidan dan mencegah serangan jantung, namun juga melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

Penelitian di Journal of Nutrition melaporkan, sekelompok wanita yang mengonsumsi cokelat dengan flavanol tinggi sebanyak 326 mg per hari selama 12 pekan telah mengurangi kepekaan pada cahaya UV, meningkatkan aliran darah dan meningkatkan hidrasi dan ketebalan kulit daripada mereka yang sedikit mengonsumsi makanan manis tersebut.

Hasilnya? Kelompok yang mengonsumsi flavanol dengan kadar tinggi lebih tidak rentan terbakar matahari.

Artikel Terkait:
8 Must-Eat Superfoods for Women

Kini, jangan menganggap penemuan tersebut dapat menjadi alasan Anda untuk mengunyah Kit Kat atau Milky Ways setiap pagi sebelum beraktivitas di luar. Cokelat batangan olahan seperti itu memiliki kandungan gula yang sangat tinggi dan tidak sedikit pun memiliki kualitas yang sama dari cokelat asli.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyakit Tak Dikenal Bunuh 60 Anak di Kamboja


Penyakit Tak Dikenal Bunuh 60 Anak di Kamboja
AFPAFP – Rab, 4 Jul 2012
Phnom Penh (AFP/ANTARA) - Sebuah penyakit tak dikenal telah menewaskan 60 anak-anak di Kamboja dalam tiga bulan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih berusaha mengidentifikasi penyebabnya.

"Jumlah kematian yang dilaporkan ke WHO adalah 60 kasus dan semuanya anak-anak," kata Dr Nima Asgari, seorang spesialis kesehatan masyarakat bagi WHO di Kamboja, menambahkan bahwa korban pertama dilaporkan pada April.

WHO saat ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Kamboja "untuk mengidentifikasi penyebab dan rute penyebaran penyakit ini," katanya.

Dengan penyelidikan yang masih pada tahap awal, Asgari mengatakan sulit untuk menentukan gejalanya, termasuk "termasuk demam tinggi dan gejala penyakit dada yang parah, ditambah pada beberapa anak ada tanda-tanda keterlibatan neurologis".

Ada 61 kasus yang dilaporkan sejauh ini, ujar Asgari, dengan hanya satu pasien yang masih hidup. Para korban, yang berusia di bawah tujuh tahun, dilarikan ke rumah sakit di ibukota Phnom Penh dan kota wisata barat laut Siem Reap.

Dalam komentar terpisah yang dikirim kepada AFP, WHO mengatakan tidak ada tanda-tanda penularan.

"Sampai saat ini, tidak ada laporan staf atau tetangga pasien yang menderita gejala serupa," katanya.

Asgari menegaskan "tidak ada pengelompokan dari kasus tersebut" namun mengatakan tingkat kematian yang tinggi dalam waktu yang singkat itu mengkhawatirkan.

"WHO selalu khawatir tentang penyakit yang menyebabkan kematian dalam jumlah tinggi terhadap anak-anak," katanya.

Pejabat kementrian kesehatan Kamboja tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar. (ia/pt)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pukulan di Pantat Dapat Sebabkan Penyakit Mental


Pukulan di Pantat Dapat Sebabkan Penyakit Mental
Yahoo SheYahoo She – 14 jam yang lalu
Oleh Sarah B. Weir, Yahoo! blogger | Team Mom

Suka menghukum anak Anda dengan memukul mereka di pantat? Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal ilmu kesehatan anak mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum memberikan hukuman fisik kepada anak.

Para peneliti memeriksa data lebih dari 34 ribu orang dewasa dan menemukan, pukulan di pantat bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental secara signifikan saat dewasa.

Menurut hasil penelitian mereka, hukuman fisik berhubungan dengan gangguan suasana hati (mood), termasuk depresi dan kegelisahan, serta gangguan kepribadian, kecanduan pada alkohol dan narkotik. Mereka memperkirakan sekitar tujuh persen penyakit mental orang dewasa mungkin disebabkan oleh hukuman fisik sewaktu masa anak-anak, termasuk tamparan, dorongan, cengkraman, dan pukulan.

Penelitian menunjukkan, tamparan menyebabkan risiko depresi sebesar 41 persen, ketergantungan pada alkohol dan  narkoba 59 persen, gangguan jiwa 93 persen, di antara temuan yang lainnya.

"Kita tidak hanya membicarakan pukulan di pantat," menurut Tracie Afifi, PhD dari University of Manitoba di Winipeg. "Kita melihat orang menggunakan hukuman fisik sebagai cara umum yang dipakai untuk mendisiplinkan anak mereka."Namun, penelitian itu mengesampingkan individu-individu yang melakukan penganiayaan berat seperti kekerasan fisik, pelecehan seksual, pengabaian fisik dan emosi, atau kekerasan terhadap pasangan.

"Hal tersebut jelas menunjukkan bahwa hukuman fisik tidak seharusnya dilakukan kepada anak-anak pada usia berapapun," kata Afifi. Para peneliti menyimpulkan, "penting bagi pediatris dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang bekerja bersama anak-anak dan orang tua untuk menyadari keterkaitan antara hukuman fisik dengan gangguan mental."

Hukuman fisik kepada anak-anak adalah suatu hal yang legal di Amerika Serikat, meskipun dilarang di sedikitnya 24 negara lainnya. Perlu dicatat juga bahwa 19 negara bagian di Amerika Serikat mengizinkan hukuman fisik di lingkup sekolah. Penelitian awal menunjukkan pukulan pada balita akan meningkatkan kecenderungan agresivitas ketika sudah menginjak masa anak-anak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Diet Praktis dengan Buah Grapefruit


Diet Praktis dengan Buah Grapefruit
Diet grapefruit bisa menurunkan berat badan lima kilogram dalam 12 hari.
Irma Kurniati
Rabu, 13 Mei 2009, 15:22 WIB
(Corbis)
http://media.viva.co.id/thumbs2/2009/05/13/70568_grapefruit_663_382.jpg
  (Corbis)

VIVAnews – Buah grapefruit mungkin belum begitu populer di Indonesia. Buah yang masih keluarga sitrus ini bentuknya mirip jeruk biasa tapi bagian dalamnya lebih serupa jeruk peras ataupun jeruk bali.
Bulir jeruk grapefruit warnanya bermacam-macam. Ada yang kuning, oranye, hingga ungu tua seperti anggur. Karena warnanya yang ungu tua seperti anggur itulah buah ini mendapat nama grapefruit.
Selain baik dikonsumsi untuk sumber vitamin C yang kaya antioksidan, buah ini juga bisa jadi ide diet. Diet Grapefruit sudah dipopulerkan sejak 1930-an. Jika mengonsumsi grapefruit, saat nutrisi buahnya dikonsumsi bersama protein akan memicu pembakaran lemak dan penurunan berat badan.
Metode diet ini menawarkan program penurunan berat badan lima kilogram dalam 12 hari. Tapi jika ingin mendapatkan penururan berat badan lebih besar dan melanjutkan diet, harus menunggu duat hari sebelum memulai program diet.
Tapi seperti halnya diet lain, diet grapefruit ini juga harus diimbangi dengan pola makan yang terjaga dan olahraga teratur. Sebab setelah berat badan turun dengan diet ini, jika pola makan tak dijaga, tubuh akan kembali melar dengan cepat.
Pola diet
Dalam mayoritas versi diet grapefruit, beberapa jenis makanan tambahan diperlukan untuk sarapan, makan siang ataupun makan malam. Pelaku diet juga harus banyak minum air selama menjalankan program diet ini. Kopi hitam juga diperbolehkan.
Contoh menu sarapan: Dua butir telur, dua iris daging asap, black coffee, setengah buah grapefruit atau 8 ons jus grapefruit.
Contoh menu makan siang: Salad dengan saus salad non fat atau minyak zaitun, daging, setengah buah grapefruit atau delapan ons jus grapefruit.
Contoh menu makan malam: Sayuran berwarna hijau atau merah, salad, daging atau ikan, setengah buah grapefruit atau delapan ons jus grapefruit.
Tips: Jangan memberi tambahan gula ke dalam jus grapefruit Anda. Makanan dan minuman lain yang tidak ada dalam menu diet ini tidak boleh dikonsumsi.
Kata ahli kesehatan
Meskipun banyak yang sudah berhasil dalam menjalankan diet ini, para ahli masih belum menemukan jawaban enzim apa dalam grapefruit yang bisa membantu membakar lemak.
“Belum ada penjelasan kenapa grapefruit bisa menjadi cara ampuh membakar lemak. Grapefruit adalah buah yang baik untuk kesehatan, tapi buah ini sama halnya seperti jeruk lainnya,” kata Kelly Brownell, Direktur Rudd Center for Food Policy and Obesity, Yale University.
Namun ia mengatakan, diet ini masih cukup aman dijalankan selama asupan nutrisi yang dibutuhkan  tubuh terpenuhi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lima Cara Menghindari Makan Berlebihan Sepanjang Hari


Lima Cara Menghindari Makan Berlebihan Sepanjang Hari
Yahoo SheYahoo She – Sel, 3 Jul 2012 07:57 WIB
Oleh Kerri-Ann Jenning | EatingWell Magazine | Healthy Living


Jika Anda sering makan berlebihan sepanjang hari (misalnya sarapan kedua di pagi hari, mengemil berlebihan di sore hari, kebanyakan makanan penutup di malam hari) kami punya berita baik untuk Anda.

Penelitian terbaru mengungkapkan tips dan trik yang dapat membantu Anda menghindari makan berlebihan sepanjang hari. Tori Rodriguez melaporkan penelitian tersebut pada edisi EatingWell Magazine bulan Juli/Agustus.

Jam 8 pagi: Sarapan yang mengandung lemak

Peserta penelitian yang menyantap sarapan dengan kandungan lemak sekitar 61 persen akan makan lebih sedikit di sesi makan selanjutnya, ketimbang mereka yang sarapan dengan jumlah kalori yang sama (sekitar 130 kalori) tetapi kurang kadar lemak. Inilah hasil sebuah penelitian oleh “Appetite” pada April 2011. Dapatkan sarapan berlemak baik dengan mengoleskan alpukat atau selai kacang di roti panggang Anda.

Artikel Terkait:
Breakfasts That Fight Fat

Jam 1 siang: Fokus pada makanan Anda

Perhatikan tampilan, aroma dan rasa makan siang Anda. Wanita yang melakukan hal itu memakan lebih sedikit cemilan di sore hari (sekitar 130 kalori) daripada mereka yang makan siang sambil membaca koran dan bahkan mereka yang makan tanpa gangguan lainnya, menurut penelitian di “Appetite” pada Agustus 2011.

Artikel Terkait:
Is Eating at Your Desk Making You Gain Weight?
Soup or Sandwich: Which Lunch Is Better for Weight Loss?

Jam 3 sore: Makan cemilan yang sehat

Jika Anda merasa terlalu lapar di antara makan besar, Anda mungkin cenderung menyantap makanan yang tinggi kalorinya ketika makan, menurut penelitian “Journal of Clinical Investigation” pada Oktober 2011.

Dalam penelitian sederhana, peserta melihat gambar dari makanan rendah kalori dan tinggi kalori (seperti es krim sundae) antara dua sampai empat jam sebelum makan siang lalu otak mereka dipindai. Peneliti menemukan, peserta lebih tertarik dengan gambar makanan berkalori tinggi ketika tingkat gula darah mereka lebih rendah.

Jadi, puaskan rasa lapar Anda di sore hari — tapi hindari camilan yang tidak sehat — dengan membuat rencana apa yang akan dimakan. Mulailah dengan menyimpan camilan sehat di meja kerja Anda.

Jam 6 sore: Makan makanan pembuka yang gurih

Ketika peserta penelitian mengonsumsi sesuatu yang gurih 30 menit sebelum makan, mereka cenderung lebih sedikit mengonsumsi makanan gurih dengan lemak tinggi, seperti keripik kentang dan sandwich daging ham, pada saat makan daripada ketika mengonsumsi makanan/minuman pembuka yang manis atau tawar. Demikian menurut penelitian “Journal of Nutrition” pada Januari 2012.

Salah satu penulis penelitian tersebut, Grahan Finlayson, Ph.D., mengatakan makanan manis akan memicu nafsu makan lebih, sementara makanan asin dapat menahan rasa lapar atau membuat cepat kenyang. Pesan buat Anda: mulailah makan dengan minuman atau sup yang gurih.

Jam 10 malam: Istirahat yang cukup

Usahakan Anda dapat tidur tujuh sampai sembilan jam setiap malam. Kurang dari itu, Anda akan terpicu makan berlebihan. Ini terjadi karena kurang tidur dapat menurunkan kadar leptin (hormon yang melaporkan rasa kenyang) dan juga meningkatkan ghrelin, hormon yang memberi sinyal kepada tubuh untuk rasa lapar. Demikian penelitian “Proceeding of the National Academy of Sciences” pada tahun 2011.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS